Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK-SMTI) Bandar Lampung adalah
salah satu dari sembilan SMK SMTI/SMAK yang
bernaung dibawah Pusat Pendidikan dan Pelatihan Industri (Pusdiklat
Industri) Kementerian
Perindustrian RI. Didirikan
oleh Dinas Perindustrian Rakyat
Propinsi Lampung berdasarkan SK No. 217/D/1968 dengan nama Sekolah
Perindustrian Menengah Atas (SPdMA) Tanjungkarang. Berdasarkan SK
Gubernur No.
5/G/TU/68 diubah menjadi Sekolah Teknik Industri dan Kerajinan Menengah
Atas (STIKMA) dan berdasarkan SK
Gubernur No. 6/SS/TU/1968 diubah menjadi Sekolah Teknologi Menengah Atas
(STMA)
Tanjungkarang . Akhirnya berdasarkan SK Menteri Perindustrian RI No.
235/M/SK/6/1985
tanggal 24 Juni 1985 diubah menjadi Sekolah Menengah Teknologi Industri
(SMTI)
Tanjungkarang, dan pada tahun
2011 diubah
menjadi SMK SMTI Bandar Lampung.
Sejak berdirinya tahun 1968 SMK-SMTI Bandar Lampung sudah berperan selama 45
tahun dengan tugas menyiapkan Sumber Daya Manusia yang berkompeten
dibidang
kimia Teknologi Industri sehingga mampu menunjang pertumbuhan serta
perkembangan industri di Sumatera khususnya dan Indonesia umumnya dengan
jumlah
alumni sampai tahun pelajaran 2012/2013 adalah lebih dari 3500 orang.
Untuk mengikuti pesatnya perkembangan
industri dan teknologi pada saat ini, maka SMK-SMTI Bandar Lampung ikut
mempersiapkan diri dan berusaha meningkatkan mutu terutama dibidang
sumber daya
manusia, industri tingkat menengah yang mampu menunjang pertumbuhan dan
perkembangan
industri dengan memanfaatkan serta mengembangkan segala potensi sumber
daya
alam yang ada untuk digunakan dalam
proses industri kimia baik secara teoritis maupun aplikatif sehingga
dapat dimanfaatkan dalam menangani kegiatan industri kimia, melaksanakan
prosedur laboratorium kimia, mengelola limbah industri kimia dan berjiwa
wirausaha dalam bidang industri kecil kimia untuk meningkatkan nilai
tambah
dalam menumbuh kembangkan industri serta dapat meningkatkan pendapatan
negara.
Seiring dengan perkembangan tersebut,
SMK-SMTI Bandar Lampung juga telah melakukan evaluasi diri guna
mewujudkan
kemandirian antara lain dengan cara mengkaji berbagai komponen seperti
kurikulum dan pembelajaran, administrasi dan manajemen, organisasi dan
kelembagaan, sarana dan prasarana, ketenagaan, pembiayaan dan pendanaan,
peserta didik, peran serta masyarakat serta lingkungan budaya program
keahlian.
Sebagai wujud nyata pengembangan diri tersebut maka sejak tahun
pelajaran
2006/2007 SMK-SMTI Bandar Lampung menyesuaikan 2 program keahliannya
dari
program keahlian lama yaitu Program Teknologi Agro Industri menjadi
Program
Keahlian Kimia Industri dan Program Keahlian Pengendalian Mutu Kimia
menjadi
Program Keahlian Kimia Analis. Dalam mencapai sasaran yang telah
ditetapkan
diperlukan rencana strategik antara lain melalui penerapan sistem
manajemen
mutu ISO 9001:2008 yang telah dicanangkan bagi seluruh guru, karyawan
dan siswa
SMK-SMTI Bandar Lampung sejak tanggal 10 September 2007.